Mengenal Serangan Wireless Hacking
Pada dasarnya, ancaman terhadap wireless hacking tidak jauh berbeda dengan hacking jaringan secara fisik, yang membedakan hanyalah media yang digunakannya. Berikut ancaman yang bisa terjadi pada aksi wireless hacking:
Serangan ini dilakukan dengan membanjiri (
flooding) jaringan, sehingga sinyal wireless berbentur yang bisa mengakibatkan sebuah jaringan menjadi
drop atau
down. Salah satu tujuan dari serangan
DoS ini adalah untuk membuat klien tidak bisa terhubung dengan acces point.
Teknik ini adalah dengan mengekploitasi ARP (
Address Resolution Protocol) pada TCP/IP, sehingga orang lain dapat mengambil alih sebuah jaringan wireless.
Aksi sniffing atau bisa di sebut sebagai penyadapan, dikenal pula dengan sebutan S
nifiing to Eavesdrop. Paket data yang melalui jaringan wireless bisa ditangkap (capture) oleh orang lain, kemudian dianalisis untuk berbagai keperluan, misalnya mencari password.
Rouge dikenal pula dengan istilah Unauthorized Acces Point, yaitu sebuah acces point liar yang dipasang untuk memancarkan tranmisi wireless tanpa izin. Tujuannya, supaya seseorang dapat menyusup melalui acces point liar ini.
Teknik ini dapat memanfaatkan kesalahan default atau setting standar yang digunakan oleh administrator, sehingga mudah diaksees oleh orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar